Nasihat Papah

Standar

Waktu itu papah bercerita banyak hal, lalu aku dan kakaku mendengarkannya dengan baik. Papah juga menasihatiku dan juga kakaku. Antara lain:

1.Jika ingin melakukan sesuatu harus dijadwakan terlebih dahulu.

2. Mengerjakan apa yang ditulis, atau, ditulis apa yang dikerjakan. Dan juga membuat jadwal sendiri-sendiri. Dan dari situlah aku dan kakaku jadi ikut-ikutan ingin membuat jadwal sendiri.Jadi hari-hariku tidak ada yang membosankan karena ada yang bisa dikerjakan

3.Aku juga senang walaupun bekerja, tapi aku mengerjakannya dengan senang hati.

4. Papah juga meyuruh aku dan kakaku untuk membantu-bantu, sebenarnya aku enggan melakukan hal ini, tapi aku juga berpikir hal-hal yang positif.

Nah, itulah nasihat-nasihat papah untukku dan kakaku. Aku jadi mempunyai pekerjaan tersendiri. Walaupun tidak membanting pulang sih… Hahaha. Dan aku jadi tau kenapa setiap mama nyuci aku panggil marah-marah mulu. Soalnya benar-benar cape, karena aku sudah merasakannya. Jadi aku tidak akan merepotkan mamaku lagi.

2 responses »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s